Yang terakhir dan salah satu landasan kebahagiaan yang paling penting adalah spiritual. Saya tahu banyak orang gay mengatakan perpisahan dengan agama. Dalam kebanyakan kasus karena agama yang terorganisir mengatakan perpisahan dengan orang gay. Seperti yang pernah dikatakan salah seorang teman saya, jika Tuhan membenci orang gay maka saya membenci Tuhan. Agak terlalu ketat untuk seleraku, tapi aku mengerti dari mana asalnya. Masalahnya adalah bahwa agama yang terorganisasi selalu spiritual, tetapi kerohanian tidak selalu berarti bahwa Anda harus menjadi bagian dari agama yang terorganisir.
Ada banyak cara untuk menjaga semangat Anda tanpa mengambil bagian dalam agama. Dalam kasus saya, saya spiritual dan juga religius, tetapi saya mengerti mengapa orang mungkin mengucapkan selamat tinggal kepada agama. Apakah Anda hanya tertarik pada spiritualitas Anda atau keduanya tertarik pada spiritualitas dan agama mereka adalah bagian dari menjadi bahagia. Orang-orang yang bahagia merawat tubuh dan roh mereka, sementara mereka yang mengabaikan kerohanian mereka jarang bahagia. Aspek-aspek berikut termasuk dalam spiritualitas:
- Keanggunan
Penelitian psikologis menunjukkan bahwa bersyukur membuat orang positif, optimis, dan bahagia. Spiritualitas mengajar orang untuk ramah, positif, dan menikmati hadiah yang mereka terima. Ini membawa sejumlah vitalitas dan akal bagi individu. Itu membuat orang lebih kuat dan memberi mereka lebih banyak ketahanan untuk menghadapi naik turunnya kehidupan.
- Kasih sayang
Kasih sayang kepada orang lain adalah salah satu tema utama spiritualitas. Merasa untuk orang lain dan merawat mereka memunculkan sukacita yang tidak mudah dijelaskan. Ajaran Kristen bahwa memberi lebih baik daripada menerima dan kebanyakan agama lain mengajarkan hal yang sama dengan kata lain. Tidak masuk akal jika Anda memikirkannya, tetapi entah bagaimana itu berhasil dan patut dicoba.
- Pertumbuhan
Untuk meraih kehidupan yang lebih baik adalah bagian dari menjadi spiritual. Untuk dipenuhi dan bekerja menuju aktualisasi diri adalah salah satu pelajaran yang jarang Anda dengar dari domain lain selain agama. Ini berarti bahwa Anda berusaha menjadi orang yang lebih baik, bekerja pada nilai-nilai Anda, dan fokus pada kebaikan dan moral. Ini bukan tentang mengikuti aturan dan ritual yang tidak masuk akal, tetapi tentang mengikuti hal-hal yang membuat hati Anda hangat dan mata Anda basah.
- Arah
Orang-orang spiritual merenungkan hampir semua yang mereka lakukan. Mereka bertanya pada diri sendiri apakah mereka masih di jalan yang mereka inginkan. Mereka melihat ke belakang dan melihat kenangan pengalaman yang memberi makna bagi kehidupan mereka. Mereka memperhatikan hal-hal kecil dan menikmati hal-hal yang jarang dilihat orang lain. Spiritualitas berarti bahwa Anda meluangkan waktu untuk melihat keagungan gunung, kekuatan laut, dan luasnya ruang. Anda menikmati segala sesuatu di sekitar Anda dan sebagai gantinya mereka membawa Anda kebahagiaan.
- Tujuan
Spiritualitas adalah bagian dari diri Anda yang bertanya apa arti hidup dan yang mencoba menjawabnya. Itu akan menjadi jawaban yang tidak pernah bisa diselesaikan, tetapi melalui semangat Anda, Anda bisa melihat sekilas tujuan akhir dari semuanya.
Mengabaikan spiritualitas Anda berarti mengabaikan apa yang membuat Anda berbeda dari batu, pohon, dan lalat. Tanpa menjaga semangat Anda, Anda tidak dapat berharap menemukan makna sejati, tujuan nyata, atau kebahagiaan otentik.
Kebahagiaan Gay - Pertumbuhan Spiritual Menjadi Kebahagiaan 5.
No comments:
Post a Comment